Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2011

Sindrom Menier

Sindrom Menier merupakan kerusakan telinga bagian dalam yang berakibat pada pendengaran dan keseimbangan. Memiliki gejala khas berupa pusing dan tinitus yang episodik dan penurunan pendengaran yang progresif, biasanya pada unilateral. Hal itu disebabkan peningkatan volum dan tekanan endolimf di telinga dalam. Sindrom ini dinamakan oleh seorang Fisikawan Prancis bernama Prosper Meniere, yang melaporkan bahwa vertigo disebabkan oleh kerusakan telinga tengah dalam artikelnya yang dipublikasikan pada tahun 1891. Sindrom Menier umumnya diawali dengan satu gejala dan berlangsung progresif. Diagnosa bisa ditegakkan walau tidak disertai empat gejala di atas.Serangan vertigo bisa mendadak dan tidak terduga. Pada beberapa pasien, serangan vertigo bisa terjadi dalam beberapa jam sampai beberapa hari, serta bisa disertai peningkatan tinitus bahkan sampai menetap, juga berdampak pada penurunan pendengaran. Dampak pendengaran bisa terjadi setelah serangan, biasanya semakin memburuk. Beberapa penderi…

Anamnesis dan Pemeriksaan Fisik Sistem Kardiovaskular

Anamnesa merupakan bagian yang paling penting pada proses pemeriksaan pasien. Keluhan utama penyakit pada sistem kardiovaskuler adalah sesak napas, nyeri dada, palpitasi dan claudication.
Sesak Nafas Pasien dengan penyakit jantung biasanya merasa sesak napas pada saat melakukan aktifitas fisik (exertional dyspnoea) dan kadang-kadang timbul sesak pada saat berbaring(positional dyspnoea atau orthopnoea). Patofisiologi orthopnoea adalah sebagai berikut : Pada waktu pasien berbaring, terjadi redistribusi cairan dari jaringan perifer ke paru-paru sehingga terjadi peningkatan tekanan kapiler pulmonary. Hal ini kemudian men-stimulasi ujung saraf pada paru-paru sehingga terjadilah orthopnoea. Kadang-kadang pasien mendadak terbangun dari tidurnya, megap-megap, sesak napas. Jadi pasien lebih baik tidur dalam posisi setengah duduk atau dengan beberapa bantal. Gejala ini biasanya disertai dengan batuk yang berdahak putih berbusa (paroxysmal nocturnal dyspnoea).
Mekanisme dyspnoea karena aktifitas fis…

Tetralogi Fallot (TF)

Tetralogi fallot (TF) adalah kelainan jantung dengan gangguan sianosis yang ditandai dengan kombinasi 4 hal yang abnormal meliputi defek septum ventrikel, stenosis pulmonal, overriding aorta, dan hipertrofi ventrikel kanan. Komponen yang paling penting dalam menentukan derajat beratnya penyakit adalah stenosis pulmonal dari sangat ringan sampai berat. Stenosis pulmonal bersifat progresif , makin lama makin berat. Tetralogi fallot (TF) merupakan penyakit jantung sianotik yang paling banyak ditemukan dimana tetralogi fallot menempati urutan keempat penyakit jantung bawaan pada anak setelah defek septum ventrikel, defek septum atrium dan duktus arteriosus persisten,atau lebih kurang 10-15 % dari seluruh penyakit jantung bawaan, diantara penyakit jantung bawaan sianotik Tetralogi fallot merupakan 2/3 nya. Tetralogi fallot merupakan penyakit jantung bawaan yang paling sering ditemukan yang ditandai dengan sianosis sentral akibat adanya pirau kanan ke kiri. Di RSU Dr. Soetomo sebagian besar …