Langsung ke konten utama

Diabetes Mellitus dan Pemeriksaannya


     Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa dalam darah cukup tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup atau sebagaimana mestinya. Pada orang sehat kadar gula darah diatur oleh beberapa hormon terutama insulin yang dihasilkan oleh pankreas.  Insulin akan mengikat gula untuk diangkat melalui peredaran darah ke tujuannya di seluruh sel-sel tubuh yang digunakan sebagai bahan bakar. Pada pasien diabetes, gula akan tetap berada dalam darah, yang membuat sel-sel tubuh “kelaparan” dan juga merusak jaringan tubuh lain yang terpapar dengan darah berkadar gula yang tinggi.
     Menurut Data dari WHO, dinyatakan bahwa jumlah penderita Diabetes Mellitus terus meningkat setiap tahunnya. Data tahun 2001 menyebutkan jumlah penderita penyakit tersebut sebesar 17 juta orang. Indonesia sendiri menempati peringkat keempat di dunia untuk jumlah penderita Diabetes Mellitus setelah India, Cina dan Amerika Serikat.
     Penyandang DM perlu melakukan pemeriksaan kadar glukosa atau gula darah secara berkala untuk memastikan bahwa penyakitnya terkendali sehingga risiko komplikasi dapat dicegah atau setidaknya diperlambat. Hasil pemeriksaan  glukosa darah menggambarkan kadar gula darah pada saat diukur. Hasil pemeriksaan glukosa darah sangat dipengaruhi oleh makanan, aktivitas fisik/olahraga, dan obat yang baru dimakan sehingga tidak dapat menggambarkan bagaimana pengendalian kadar glukosa dalam jangka panjang. Padahal kadar gula darah yang tidak terkendali dalam jangka panjang yang menyebabkan perkembangan komplikasi kronis. Untuk mengontrol hal tersebut maka perlu dilakukan pemeriksaan HbA1c.
     HbA1c adalah zat yang terbentuk dari ikatan antara glukosa dengan hemoglobin (bagian dari sel darah merah). Jumlah HbA1c yang terbentuk dalam tubuh sangat dipengaruhi oleh rata-rata kadar glukosa darah. HbA1c yang dibentuk dalam tubuh akan terakumulasi dalam sel-sel darah merah dan akan terurai perlahan-lahan bersama dengan berakhirnya masa hidup sel darah merah (rata-rata umur sel darah merah adalah 120 hari).

Pemeriksaan Glukosa Darah    
     Tidak memerlukan persiapan secara khusus. Tujuannya untuk deteksi awal pasien yang diduga menderita DM sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pastikan tersedia alat yang ringkas untuk mendeteksi yang biasa disebut GD stick, uraian alat sebagai berikut kapas, alkohol, GD stick. Tinggal diambil sedikit darah dari ujung jari menggunakan jarum yang telah tersedia, stick dipasangkan pada alat, darah dimasukkan ke dalam stick melewati lubang kecil di pinggir stick, dan hasilnya keluar. Nilai normal gula darah puasa = < 125 mg/dl





Pemeriksaan gula darah puasa (GDP)
Persiapannya adalah dengan puasa semalaman sekitar 10-12 jam. Pagi sebelum makan pagi Anda berangkat ke laboratorium klinik untuk diambil darahnya guna diperiksa kadar gula darah puasa. Nilai normal = 70 -110 mg/dl
Pemeriksaan gula darah 2 jam post prandial
Pemeriksaan ini dilakukan setelah pemeriksaan gula darah puasa. Anda diminta menghabiskan 75 gram glukosa yang dilarutkan ke 200 mL air dalam 5 menit. Selanjutnya Anda istirahat tanpa melakukan aktivitas berlebihan selama 2 jam kemudian diperiksa. Nilai normalnya adalah <140 mg/dl


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Rabun Jauh, Rabun Dekat, Rabun Tua, dan Rabun Senja

Mata merupakan salah satu organ yang sangat penting bagi kelangsungan hidup dan menggambarkan sesuatu yang ada disekeliling kita. Organ satu ini adalah karunia dari sang pencipta untuk makhluk hidup yang berguna untuk menangkap gambar dan menyampaikannya ke dalam otak untuk disimpan di memori otak. Tidak terbayangkan apabila makhluk hidup tidak memiliki mata karena tidak dapat menikmati keindahan yang diciptakan sang ilahi oleh karena itu kita perlu bersyukur apa yang telah diberikannya dengan cara menjaga kesehatan mata.

Berbicara tentang menjaga kesehatan mata tentunya banyak sekali macamnya, salah satunya dengan rajin mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A. Tetapi apa yang terjadi apabila kita tidak menjaga kesehatan mata? mungkin bisa saja berbagai penyakit mata menghantui seperti salah satunya rabun. Mengenal rabun mata tentu anda sudah tidak asing lagi, tidak ada salahnya kita mengingat kembali pelajaran yang ada di masa SD dengan mengenal macam-macam rabun. Rabun terbag…

Apa itu Lipoma? Apakah Berbahaya?

Apa itu lipoma? Lipoma adalah benjolan lunak atau tumor jinak yang terdapat  pada kulit bagian bawah atau pada jaringan lemak. Lipoma biasanya dijumpai di semua kalangan bukan hanya pada orang yang lanjut usia saja, lipoma (tumor lemak) biasanya terletak pada bagian kepala, leher, bahu, badan, ketiak, punggung, pinggul, ataupun pantat. Lipoma ini tidak berbahaya dan jarang sekali menjadi tumor ganas. Bagi sebagian orang, memiliki beberapa lipoma pada bagian tertentu pada tubuhnya serta tidak sedikit yang memiliki  lipoma hanya 1 buah saja.

Gejala Lipoma
Lipoma (tumor lemak) ini biasanya berwarna hitam pada kulit bersifat lunak pada perabaan dan dapat digerakan serta tidak nyeri, tetapi bagi sebagian orang yang letak lipomanya berdekatan dengan jaringan saraf tentunya akan  terasa nyeri dan terasa gatal. Tumor jinak ini biasanya berukuran kecil namun dapat tumbuh hingga mencapai diameter 6 cm bahkan lebih. Untuk mendiagnosis lipoma sebaiknya anda mengunjungi dokter karena agar diketahui …

BILA TERDAPAT BISUL DI PAHA ATAU DI PANTAT ? JANGAN PANIK,!!! INI SOLUSI CARA MEMBASMI BISUL TANPA MENUNGGU WAKTU LAMA BISUL AKAN SEMBUH TOTAL,!!! TOLONG SEBARKAN

Bisul, dimaksud furunkel dalam arti medis, yaitu infeksi akut dari folikel rambut. 
Hal semacam ini dikenal juga sebagai abses kulit.  Bisul bisa berlangsung pada p a h a sisi dalam dan di muka, ketiak, belakang leher, tenggorokan, pangkal p a h a serta b o k o n g. Sederhananya, bisul tonjolan kecil dengan pusat putih atau kuning yang bisa menebar ke ruang kulit yang lain. Mereka condong jadi menyakitkan serta tingkatkan ukuran dalam sekian hari saat nanah bangun. 
Mereka beberapa besar dikarenakan oleh bakteri staphylococcal. Plus, beberapa aspek seperti folikel rambut rusak, system kekebalan badan lemah, kelenjar keringat yang terinfeksi, bahan k i m i a, kebersihan yang tidak baik, gizi tidak baik serta penyakit kritis, seperti diabetes membuat Anda lebih rawan pada pengembangan bisul. 
Umumnya bisul bisa diobati dirumah, termasuk juga yang di p a h a. Tempat tinggal perawatan untuk bisul yang simpel, tetapi begitu efisien. 
Tetapi, bila mendidih Anda resisten pada penyembuhan, tidak b…